SDN Sukossri Trawas Mendapatkan Bantuan Rehab Gedung Senilai 469 Juta

Rehabilitasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO, (Pewarta88.com) - Pemerintahan Daerah Kabupaten (Pemdakab) Mojokerto, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah memberikan bantuan Jasa Konstruksi Rehabilitasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Rehab tersebut sudah dimulai dengan konsep yang terbaik.

Dalam catatan, bantuan Konstruksi Rehabilitasi ke Sekolah dengan nilai  sebesar Rp.469.400.035, 00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Jasa konstruksi rehabilitasi SDN Sukosari, Kecamatan Trawas tersebut dilaksanakan oleh CV. Unggul Selaras, dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender dan menandatangani surat perjanjian paling lambat 14 hari.

Ludfi Ariono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto melalui Indi Ilmiah, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar menyampaikan bahwa, seluruh paket proyek baik Jasa Konstruksi Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) maupun Jasa Konstruksi Rehabilitasi, agar dapat diselesaikan tepat waktu sesuai yang diberikan oleh Dinas Pendidikan.

Rehabilitasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

"Kalau tuntas pada tahun berjalan, dapat menunjang proses belajar mengajar dengan baik," jelas Indi kepada media minggu lalu.

Terpisah, Suwarni, Kepala Sekolah (Kasek) melalui salah satu guru SDN Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto mengatakan, kami sebagai guru, sangat senang mendapatkan bantuan sarana dan prasarana berupa Jasa Konstruksi Rehabilitasi Ruang Kelas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. 

Pihaknya juga sangat bersyukur mendaparkan Rehab ruang kelas, dan terima kasih juga diucapkan oleh nahkoda SDN Sukosari Kecamatan Trawas.

"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana dan semua yang membantu untuk memperoleh bantuan," ungkapnya kepada media, kamis (21/8/2025).

Ia juga menambahkan, kalau sarana dan prasarana belajar baik dan nyaman, proses belajar mengajar jadi semangat, tentunya anak didik kita akan lebih baik dalam menerima pengajaran sekolah.(ben/adv.disdik)