Proyek Desa Betet Ngronggot Nganjuk Tahun 2022 Diduga Bermasalah, LSM LPRI Soroti Dengan Tegas

Proyek pavingisasi 2022 yang di soal LSM LPRI Nganjuk, terlihat baru terpasang prasasti papan nama.

NGANJUK (Pewarta88.com) – Proyek pembangunan pavingisasi tahun 2022 di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. diduga bermasalah, pasalnya LSM LPRI DPC Nganjuk menduga kejanggalan pekerjaan proyek pavingisasi secara tidak langsung terkesan disinyalir kuat ada kesengajaan.

Hasil informasi yang tertangkap redaksi pewarta88.com pada hari Sabtu (1/06/2024) lalu, berawal dari salah satu sumber terpercaya dari warga Desa betet mengungkap pekerjaan proyek pavingisasi tahun 2022 kepada ketua LSM LPRI DPC Nganjuk.

“Ada dugaan kejanggalan pekerjaan proyek pavingisasi tahun 2022 dengan memakai sumber anggaran Dana Desa 2022," buka sumber yang ditirukan nahkoda LSM LPRI kepada pewarta88.com.

Selebihnya, Ketua LSM LPRI melakukan investigasi dengan menggandeng media pewarta88.com dilokasi pekerjaan proyek pavingisasi tersebut. sejauh mata memandang bahwa pavingisasi 2022 tampak dikerjakan ulang dengan cara pembenahan dan perawatan yang dikerjakan oleh warga desa betet Minggu (2/06/2024).

Terlihat, dilokasi paving sepanjang 285 meter x 3,5 meter tampak adanya kerusakan sekira 80 persen, dan mulai dikerjakan ulang dengan biaya perawatan anggaran 2024.

LSM LPRI DPC saat dilokasi proyek juga sempat menggelengkan kepala, dikarnakan pekerjaan proyek pavingisasi tahun 2022 hingga 2024 tidak di sertai pemasangan prasasti (papan nama) di lokasi pekerjaan.

Edi selaku wakil BPD Desa Betet Kecamatan Ngronggot Nganjuk saat di konfirmasi LSM LPRI di lokasi pekerjaan menjelaskan, bahwa papan prasasti itu ada dan sudah dipasang.

Yang menjadi unik, setelah menunjukkan papan prasasty, ternyata yang di tunjuk Edi wakil (BPD) bukan prasasty pavingisasi, melainkan prasasty pembangunan TPT tahun 2019 lalu. dengan adanya hal itu, sontak Edy BPD terasa terkejut dan gugup bahwa sepanjang pembangunan pavingisasi 2022 tidak disertai pemasangan papan prasasty pekerjaan.

Setelahnya, usut demi usut tidak adanya pemasangan papan prasasti proyek tahun 2022 lalu tersebut. dengan kegugupannya pihak Pemerintah Desa Betet Ngronggot, secara mendadak terkabar pada malam hari melakukan pemasangan papan prasasty proyek pavingisasi.

Joko Siswanto Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LembagaPengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) DPC Nganjuk menegaskan, bahwa ini suwatu perbuatan akal akalan saja.

“Saya menduga pekerjaan ini sudah berbau korupsi, dengan cara menghalalkan segala cara yang telah dilakukan,” tegasnya kepada pewarta88.com, Senin (3/5/2024).

Masih dikatakan, permasalahan ini tidak bisa dipandang remeh ataupun sepele, maka demi itu dalam waktu dekat akan saya adukan kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk.

Terpisah, Suhartini Kepala Desa (Kades) Betet, Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk saat di konfirmasi melalui voice note  pesan singkat masangger WhatsApp (WA) menjelaskan, Mengamini atas prasasti proyek pavingisasi baru terpasang.

“Kesalahan kami itu bahwa prasasti tidak dipasang, tapi demi Allah prasasti itu ada. prasasti di simpan di sebelah almari balai desa, dan yang jelas itu juga sudah melalui inspektorat,” ucapnya dalam WA. Selasa (4/5/2024).

Lebih lanjut, dalam dua tahun ini juga ada uji petik. jadi bukan berarti kita tidak mempertanggung jawabkan apa sudah kita buat.

“SPJ ada dan monitoring dari kecamatan," pungkasnya melalui pesan voice note WA yang diterima pewarta88.com.(nyoto)

Streaming.