Rotasi Pejabat Pemkab Mojokerto Dilakukan, Bupati Tegaskan Tak Ada Pungutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto merotasi 16 orang untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, Rabu (27/08/2025). 

MOJOKERTO, (Pewarta88.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto merotasi 16 orang untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, Rabu (27/08/2025). Pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Graha Maja Tama tersebut sekaligus menjawab isu seputar Rabu keramat, hari di mana santer dianggap sebagai momen mutasi jabatan.

Dari data yang diterima mutasi pejabat Pemkab Mojokerto, Bambang Wahyuadi kini menjabat sebagai kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (Dinas P2KBP2). Lalu, Dyan Anggrahini Sulistyowati menjabat sebagai kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Eddy Taufiq menjabat sebagai kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangol).

Disusul, Mohammad Taufiqurrohman menjabat sebagai kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sementara, Noerhono kini mengemban jabatan sebagai kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Sementara, Nugraha Budhi Sulistya kini posisinya sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Lalu, Rinaldi Rizal Sabirin kini mengemban posisi sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kemudian, Sugeng Nuryadi kini menjabat sebagai kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta dr Ulum Rokhmat Rokhmawan kini menjadi staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Graha Maja Tama.

Yo’ie Afrida Soesetyo Djati dimutasi menjadi kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Lalu, Yudha Akbar Prabowo kini menjabat sebagai staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik disusul Bambang Purwanto kini menjabat sebagai kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2).

Dedy Muhartadi kini menjabat sebagai sekretaris DPRD, lalu Poedji Widodo menjabat sebagai kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Lalu Rachmat Suharyono kini menjadi kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Zaqqi kini menjabat sebagai Inspektur.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal biasa. Selain itu, Bupati Albarraa turut menegaskan bahwa tidak ada pungutan sepeser pun dalam mutasi pejabat Pemkab Mojokerto tersebut.

“Kami pastikan tidak ada pungutan, tidak ada bayar. Bila ada isu tentang itu kami pastikan tidak benar,” tegasnya.(ben/adv)