Team URC Ksatria Sosial Dinsos Nganjuk Bersama TKSK Dan Korkab Telah Asesment Warga Sakit

Tim URC Dinsos Nganjuk saat asesment ke kediaman Sudarsih, dan memberikan bantuan sembako, Jumat (2/9/2022).

NGANJUK (Pewarta88.com) – Tim Unit Reaksi Cepat Ksatria Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, Bersama TKSK Kertosono dan Korkab asesment warga yang sakit. Kali ini tim sosial tersebut telah menjenguk warga yang menderita sakit ada benjolan bulat sebesar telur di bawah telinga. Jumat (2/9/2022).

Team Dinsos telah melihat warga yang menderita benjolan di bawah telinga sebelah kanan yang sampai saat ini hanya bisa menahan rasa sakit yang di deritanya, di karenakan mau berobat tidak ada biaya ke rumah sakit. akhirnya hanya diam di rumah yang beralamat di Jalan Panjaitan No 101 RT/RW 003/003 Desa Kudu Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Gerak cepat team Ksatria Sosial Dinsos Nganjuk telah mendapatkan pesan via alpikasi whatsApp (WA) dari Kepala Dinas Sosial Nafhan Tohawi SH MH. Isi pesan untuk menugasi segera mengecek keadaan pasien, setelah itu team Ksatria sosial Dinsos Nganjuk langsung koordinasi dengan TKSK wilayah setempat dan kebetulan Korkab juga ikut guna melakukan Asesment ke warga yang sakit tersebut.

Dengan cepat koordinasi team Ksatria Sosial Dinsos Nganjuk dengan TKSK Muchsin dan Korkab Kusnul Kholik merapat ke lokasi di Desa Kudu Kertosono serta membawakan paket sembako dan Alhamdulillah di dampingi oleh Jogoboyo Desa Kudu, Kader Desa dan RT setempat lalu Asesment ke warga sakit sekitar pukul 19:30 WIB hingga selesai berjalan dengan lancar pada hari jumat (2/9/2022).

Saat dilakukan komunikasi TKSK dan team Ksatria Sosial Dinsos pasangan suami istri (pasutri) Suyanto dan Sudarsih selaku orang tua pasien Wahyu Hari Subagyo 31 tahun mengatakan bahwa anaknya memang sakit ada benjolan di bawah telinga baru 2 bulan ini dan sudah saya bawa berobat ke puskesmas di sarankan untuk operasi.

Tim URC dinsos nganjuk saat asesmrnt di kediaman Sudarsih.

“Saya belum bisa di karenakan tidak mempunyai biaya ataupun kartu KIS,” kata Sudarsih pada Jumat (2/9/2022) malam ditemui di kediamannya.

Lanjut kata Sudarsih, kalau anaknya berkeinginan berobat, berhubung tidak ada biaya akhirnya ia hanya pasrah saja.

“tapi sekarang alhamdulillah dengan kedatangan tim Ksatria Sosial Dinsos kami sekeluarga merasa senang dan lega di karenakan telah di bantu untuk pengobatan anak kami,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, kepala Dinas Sosial PPPA Nganjuk Nafhan Tohawi, SH, MH. berharap dengan adanya team URC Ksatria Sosial Dinsos ini bisa membantu masyarakat yang sakit untuk berobat ke rumah sakit atau untuk membantu di bidang lainya.

“Seperti halnya warga kurang mampu yang ada di Nganjuk, jadi kedepanya bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkas orang nomer satu di OPD Dinsos itu.(sm/tim)


Baca Juga:

Demi Membantu Masyarakat Yang Sakit, Pemilik Kios Pertanian UD Berkah Tani Ngronggot Nganjuk Blusukan Ke Rumah Warga