![]() |
| Paparan progres penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, pada Rabu (24/6/2026). |
MOJOKERTO, (Pewarta88.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memaparkan progres penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, pada Rabu (24/6/2026).
Informasi yang dihimpun Pewarta88.com, paparan tersebut disampaikan dalam agenda Expose Manajemen Talenta ASN di Kantor BKN Pusat, Jakarta, sebagai wujud komitmen Pemkab Mojokerto dalam memperkuat Sistem Merit guna mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Direktur Arsip Kepegawaian ASN, serta Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya. Sementara dari Pemkab Mojokerto, tampak hadir Bupati Muhammad Albarraa, Sekretaris Daerah, Tim Komite Talenta, dan sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam forum tersebut, Tim Komite Talenta Kabupaten Mojokerto yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah memaparkan sejumlah capaian implementasi manajemen talenta, mulai dari pemetaan kompetensi ASN, penguatan database talenta daerah, hingga penyusunan rencana suksesi jabatan yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan Kabupaten Mojokerto.
Di tengah tuntutan perubahan yang makin cepat, pengelolaan SDM aparatur pun dituntut untuk bertransformasi dari sistem konvensional menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi pegawai.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran BKN atas pendampingan dan dukungan yang diberikan selama proses penerapan manajemen talenta di lingkungan pemkab. Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu, manajemen talenta merupakan instrumen penting dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Penerapan Sistem Merit harus dijalankan secara konsisten agar mampu melahirkan ASN yang berkompetensi, berintegritas, dan berkinerja optimal. Kami berharap mendapat evaluasi serta masukan konstruktif dari BKN Pusat agar penerapan di Kabupaten Mojokerto benar-benar selaras dengan standar nasional," ujar Gus Barra.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan manajemen talenta bukan sekadar pemenuhan aspek administratif kepegawaian, melainkan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Mari jadikan momentum expose ini sebagai batu loncatan untuk membawa ASN Kabupaten Mojokerto menjadi ASN yang profesional, lincah (agile), dan berdaya saing," tambahnya.
Agenda Expose Manajemen Talenta ASN ini sekaligus menjadi forum evaluasi dan supervisi langsung dari BKN Pusat terhadap implementasi Sistem Merit di Kabupaten Mojokerto. Melalui forum tersebut, Pemkab Mojokerto memperoleh berbagai rekomendasi strategis yang akan dijadikan dasar penyempurnaan kebijakan pengelolaan ASN ke depan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama antara Pemkab Mojokerto dan BKN Kantor Regional II Surabaya dalam percepatan penerapan manajemen talenta, sekaligus mendukung Misi Pertama Catur Abhipraya Mubarok, yaitu meningkatkan pelayanan masyarakat dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Ke depan, Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi manajemen talenta secara berkelanjutan guna menciptakan birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto. (ben/adv)
